Tuesday, May 09, 2006

Bimbang...


Aku lelah...aku telah lelah menapaki jalan setapak ini bersamamu. Langkah kita semakin mencuram membawa kita ke tepi tebing kehancuran.

Haruskah kita terus berjalan bergandengan tangan saat kaki semakin terasa berat melangkah ? Saat udara semakin dingin membekukan segala asa ? Atau kah kita harus merelakan sekeping sisa cinta kita yang dulu begitu besar tertinggal dipersimpangan jalan ini ?

Aku lelah, kekasihku ! Aku sungguh lelah menahan semua hempasan angin ini. Aku lelah melawan arus ini. Sedangkan pegangan tanganku semakin melemah. Aku takut jika aku terus bertahan dan suatu hari engkau melepaskan pegangan tangan ini dan membiarkanku hancur oleh hempasan ombak yang membawaku ke karang terjal.

Aku berusaha meyakini diriku kalau semua akan hanya menjadi sebuah mimpi buruk kita dimana kekuatan cinta kita akan membawa kita terjaga dari sebuah mimpi buruk.

Aku berusaha meyakini kalau hangatnya cinta kita mampu menghalau dinginnya malam. Aku beruasa meyakini kalau pegangan tangan ini tidak akan pernah terpisahkan. Aku berusaha meyakini di ujung jalan ini ada sebuat tempat untuk kita bersama tanpa terpisahkan lagi.

Haruskah kita terus bersama menapaki jalan setapak ini ataukah kita membiarkan semua kenangan akan cinta kita di persimpangan jalan hidup kita ?

0 Comments:

Post a Comment

<< Home